FOKUS

Ridwan Kamil Penuhi Panggilan Polisi untuk Diperiksa soal Kerumunan Massa Acara Habib Rizieq di Bogor

JAKARTA (tandaseru) – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus kerumunan massa kelompok Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, Jawa Barat pada Jumat (20/11).

Berdasarkan pantauan, Ridwan Kamil hadir sekitar pukul 09.40 WIB dengan menggunakan kemeja berwarna biru dengan dibalut rompi berwarna biru dongker dengan didampingi sejumlah orang.

“Saya hadir sebagai Gubernur Jawa Barat untuk dimintai keterangan saja,” kata Ridwan Kamil kepasa Wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (20/11).

Dia tidak bicara banyak ketika diserang pertanyaan oleh awak media. Ridwan hanya akan membeberkan soal pemeriksaan ini setelah selesai.

“Nanti insyaAllah akan saya sampaikan setelah selesai,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akan diperiksa polisi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara peletakan batu pertama di sebuah pesantren di Megamendung, Bogor, Jawa Barat yang dihadiri Habib Rizieq Shihab.

“Beliau tentunya dipanggil kapasitasnya sebagai Gubernur Jawa Barat tahu persis karena dia yang mengeluarkan Pergub terkait penanganan pandemi Covid-19 di wilayah Jawa Barat,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono.

“Bagaimana implementasinya ke bawah, apa perintahnya ke bawah, kemudian beliau mengetahui kejadian kemarin apa reaksinya, apa upayanya, tentunya ini yang akan digali oleh penyidik,” sambung Awi.

Selain Ridwan Kamil, 10 pejabat daerah Bogor juga akan diperiksa di Polda Jawa Barat yakni Kades Sukagalih, Megamendung, Bogor Alwasyah Sudarman, Ketua RW 03 Agus, Camat Megamendung Endi Rismawan, Kasatpol PP Pemda Bogor A. Agus Ridallah, Panitia Habib Muchsin Al Atas, Kades Kuta Kusnadi.

Selanjutnya, Ketua RT 01 Marno, Bupati Bogor Ade Yasin, Sekda Bogor Burhanudin, Babinkamtibmas Aiptu Dadang Sugiana. Namun, untuk Bupati Bogor harus dilakukan penjadwalan ulang karena yang bersangkutan positif Covid-19.

Seperti diketahui, kerumunan massa yang menunggu kedatangan Habib Rizieq untuk menghadiri acara di Pesantren Alam dan Agrokultural Markas Syariah FPI yang berlokasi di Megamendung, Kabupaten Bogor pada Jumat (13/11) lalu menuai kritik karena dianggap melanggar peraturan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam hal ini, Polri mulai bersikap tegas menindak pelanggar-pelanggar protokol kesehatan dalam hal kerumunan. Selain di Bogor, Kasus serupa juga terjadi dalam acara pernikahan putri Habib Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu.

Sejumlah pihak dipanggil oleh Polda Metro Jaya dalam kasus itu mulai ketua RT, RW hingga Gubernur DKI Jakarta. Kasus itu pun masih dalam tahap penyelidikan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait