FOKUS

Rusia Hormati Keputusan Turki Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid

MOSKOW (Tandaseru) – Rusia memastikan menghormati keputusan Turki mengubah Hagia Sophia di Istanbul menjadi masjid.

Rusia menyebut pengubahan status bangunan bersejarah itu adalah sepenuhnya urusan dalam negeri Turki.

“Ini adalah urusan internal Turki, di mana kami dan orang lain tidak boleh ikut campur,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Vershinin, kepada wartawan, dikutip AFP, Senin (13/7).

Hagia Sophia atau dalam Bahasa Turki dikenal dengan sebutan Ayasofya, telah menjadi magnet bagi wisatawan di seluruh dunia. Bangunan itu pertama kali dibangun sebagai katedral oleh Kekaisaran Bizantium yang beragama Nasrani.

Setelah peristiwa Penaklukan Konstantinopel pada 1453, katedral itu diubah menjadi masjid oleh Kesultanan Usmani (Kekaisaran Turki Ottoman). Namun, oleh Mustafa Kemal Ataturk, masjid itu kemudian diganti fungsinya menjadi museum.

Seperti diketahui, akhir pekan kemarin Pengadilan dengan suara bulat membatalkan keputusan kabinet 1934 yang dibuat semasa rezim Ataturk. Keputusan tersebut sekaligus memperkuat fungsi Hagia Sophia sebagai masjid.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com