FOKUS

Ruslan Buton Ajukan Gugatan Praperadilan Atas Status Tersangka Kasusnya, Ini Respon Polisi

JAKARTA (tandaseru) – Pecatan TNI, Ruslan Buton mendaftarkan gugatan praperadilan atas status tersangkanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kasus surat terbuka yang meminta Presiden Joko Widodo alias Jokowi mundur dari jabatannya.

“Nomor 62 praperadilan Ruslan Buton terdaftar,” kata kuasa hukum Ruslan yaitu Tonin Tachta Singarimbun saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/6)

Terkait itu, polisi tidak mempermasalahkan jika Ruslan mengajukan gugatan praperadilan atas kasusnya. Hal ini karena merupakan hak tersangka untuk menempuh langkah itu.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan menyampaikan secara detail soal proses penyidikan yang berujung pada penetapan tersangka ke Ruslan dalam persidangan praperadilan tersebut.

“Silahkan karena hak daripada tersangka yang diatur dalam KUHAP. Dan nanti diuji di sidang praperadilan tentang proses penyidikannya,” ucapnya.

Ruslan yang merupakan pecatan TNI tersebut ditangkap aparat Polri dan TNI pada kediamannya di Desa Wabula I, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton.

Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara ini dijerat dengan Pasal 14 ayat (1) dan (2) dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana yang dilapis dengan Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana 6 tahun dan atau Pasal 207 KUHP, dapat dipidana dengan ancaman penjara 2 tahun.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait