FOKUS

Satgas Tinombala Dapat Kesulitan Kejar Kelompok Teroris MIT: Medan yang Luas

SULTENG (tandaseru) – Satgas Tinombala hingga kini masih berupaya mengejar kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora yang diduga melakukan pembantaian sadis terhadap satu keluarga di Sigi, Sulteng.

Namun, Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto menyebut Satgas Tinombala mendapatkan kendala yakni terkait akses jalan yang diduga menjadi temapt persembunyian Ali Kalora cs yang sulit.

“Hambatannya masalah penguasaan medan, medannya cukup luas, penggunungan dan hutan lebat,” kata Didik saat dihubungi, Selasa (1/12).

Disamping itu, kata Didik, kelompok teroris MIT sangat lihai bersembunyi di tengah hutan yang lebat karena sudah menguasai medannya.

“Para DPO sangat menguasai medan karena memang mereka sehari-hari disitu. (selain itu) sulitnya komunikasi karena tidak ada jaringan,” jelasnya.

Meski begitu, Didik berucap tim Satgas Tinombala selalu melakukan analisan dan evaluasi (anev) untuk mencari jalan keluar agar bisa menelusuri hutan yang lebat di kawasan tersebut.

Sebelumnya, Satgas Tinombala terus melakukaj pengejaran terhadap kelompok teroris MIT hingga ke dalam hutan yang menjadi tempat persembunyaan Ali Kalora cs itu.

Satgas Tinombala melakukan pengejaran ketiga kabupaten di Sulawesi Tengah. Di antaranya, pegunungan Sigi, Parimo, hingga Poso.

Diketahui, pembunuhan satu keluarga yang diduga dilakukan oleh kelompok teroris MIT menewaskan empat orang dalam satu keluarga pada Jumat (27/11) sekira pukul 09.00 WITA tersebut.

Keempat korban yang meninggal dunia itu teridentifikasi bernama Yasa, menantunya bernama Pinu, dan dua anggota keluarga lain: Pedi dan Naka. Mereka merupakan anggota jemaat Pos Pelayanan Gereja Bala Keselamatan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com