FOKUS

Sebanyak 6.426 Pelari Ikuti Bali Bhayangkara Medco Valentine Eco Run 2020

BALI (tandaseru) – Bali Bhayangkara Medco Valentine Eco Run (BBMVER 2020) merupakan bentuk nyata program Polda Bali. Polisi selalu hadir ditengah-tengah masyarakat.

Bukan hanya sebagai penegak hukum, pemelihara Kamtibmas, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, namun juga peduli terhadap kesehatan dengan mengajak masyarakat untuk berolahraga.

Lomba lari BBMVER diikuti 6.426 peserta dari berbagai usia dan profesi yang ingin menginspirasikan dirinya untuk aktif dan mulai menjalani kehidupan yang lebih sehat.

Tercatat ada 20 negara asal peserta yang mengikuti event ini, yaitu Kenya, Malaysia, Italia, Belanda, Indonesia, Belgia, Kanada, Jepang, Prancis, Jerman, Tunisia, Swedia, Singapura, Austria, Mauritius, Ethiopia, Uganda, Denmark, Australia dan Amerika Serikat.

Panitia penyelenggara akan menentukan 72 juara dari semua kategori. Tak tanggung-tanggung total hadiah yang disiapkan mencapai Rp629 juta.

Dua tahun lalu digelar di Kuta, Badung. Kali ini dilaksanakan di Pantai Mertasari Sanur. Even ini berbeda dengan yang dilaksanakan sebelumnya dan bisa dikatakan unik, karena biasanya diadakan pada pagi atau malam hari, tetapi kali ini dilaksanakan pada sore hari.

“Tentu kegiatan lari pada sore hari memiliki resiko, tapi segala sesuatunya sudah direncanakan dengan baik,” kata Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose.

Kapolda mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang sudah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan BBMVER 2020. Kegiatan lomba lari ini merupakan implementasi dari progam Presiden Joko Widodo, yaitu menggalakkan olah raga di tengah masyarakat.

Dia mengaku puas karena animo masyarakat mengikuti lomba kali ini sangat tinggi. Padahal persiapan yang dilakukan tidak lebih dari dua bulan. Terbukti, dari 5.000 peserta yang ditargetkan, panitia mencatat sebanyak 6.426 orang sudah melakukan registrasi.

Rinciannya, yaitu untuk kategori 5K diikuti sebanyak 4.695 orang, kategori 10K sebanyak 1.023 orang dan kategori 14K sebanyak 358 orang. Jadi total seluruhnya 6.076 peserta. Kemudian jika ditambahkan undangan dari TNI-AD, TNI-AL, Sabhara dan Brimob, total peserta menjadi 6.426 orang peserta.

Dia menjelaskan, acara ini tidak hanya tentang lomba lari, tetapi banyak hal yang ingin disampaikan, diantaranya peduli dan cinta lingkungan dengan gerakan penanaman pohon (penghijauan), kampanye pengurangan timbulan sampah plastik, sosialisasi pencegahan virus Corona dengan senam cuci tangan, mempromosikan pariwisata Bali, mendukung suksesnya PON XX Papua dan Pilkada damai 2020.

Selama kegiatan berlangsung, Polda Bali mengerahkan ribuan anggota Polri yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban dengan jaga pagar betis di sepanjang rute yang dilalui pelari. Polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan By Pass Ngurah Rai mulai pukul 15.00 Wita sampai dengan19.00 Wita.

Perlombaan dimulai setelah dilepas oleh Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose pukul 16.30 Wita untuk kategori 14K, pukul 16.45 Wita untuk kategori 10K, dan pukul 17.00 Wita untuk kategori 5K.

Selanjutnya, rangkaian lomba diakhiri dengan pesta meriah dengan menampilkan berbagai macam hiburan sekaligus pengumuman dan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba lari. Suasana pun semakin semarak saat ribuan pelari dihibur music live DJ dan pesta kembang api.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait