FOKUS

Sejumlah Mahasiswa dari Himaka Lakukan Aksi Unras, Ini Pernyataan Sikapnya

JAKARTA (tandaseru.id) – Sejumlah mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Kaimana (Himaka) melakukan aksi unjuk rasa di Depan Kantor Kemendagri mendukung keberlanjutan Otonomi Khusus Jilid II, Pemekaran Wilayah, serta Perpanjangan Izin Usaha PT. Freeport, Rabu (7/4).

Aksi unjuk rasa itu diikuti 7 orang dengan korlap Moytuer Boimasa. Para pengunjuk rasa mendukung Otsus untuk membangun Papua-Papua Barat menuju sejahtera, mendukung pemekaran wilayah untuk memajukan Papua-Papua Barat dan mendukung langkah pemerintah untuk memperpanjang izin operasi PT. Freeport untuk mensejahterakan masyarakat Papua

Para mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Kaimana menyatakan:
1. Otsus untuk membangun Papua-Papua Barat menuju sejahtera
2. Pemekaran Wilayah untuk memajukan Papua-Papua Barat
3. PT. Freeport untuk mennsejahterakan masyarakat Papua

Kasubbag Pengamanan Dalam Kemendagri menerima pernyataan sikap para mahasiswa tersebut. Aksi unjuk rasa ini bertepatan dengan 54 tahun pemberian izin Presiden Soeharto kepada Freeport Sulphur of Delaware untuk menambang di tanah Papua.

Aksi yang berlangsung di Kantor Kemendagri merupakan aksi kontra dari beberapa aksi yang berlangsung di beberapa daerah (Papua, Sorong, Lombok, Bandung, Malang, Yogya) yang dimanfaatkan oleh massa pendukung Papua Merdeka.

Diduga dipelopori oleh Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Ikatan Mahaiswa Papua (IMAPA) untuk mendiskreditkan pemerintah dalam pengelolaan PT. Freeport Indonesia yang mereka anggap justru merugikan masyarakat Papua, serta mengangkat isu kegagalan otsus dan penolakan pemekaran Papua.

2. Subdit Kewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelkam memonitor perkembangan situasi dalam upaya cipta kondisi kegiatan dimaksud

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com