FOKUS

Sekjen Kemendagri Resmi Buka Pelaksanaan SKD Pengadaan CPNS Kemendagri

JAKARTA (tandaseru) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi membuka Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pengadaan CPNS Kemendagri.

Pelaksanaan dilakukan di Auditorium Gedung F Lantai 4 Kantor BPSDM Kemendagri, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (17/02).

Secara keseluruhan peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) Pengadaan CPNS Kementerian Dalam negeri sejumlah 7.471 orang dengan pelaksanaan selama 6 hari dari tanggal 17- 22 Februari 2020 yang terbagi atas 3 sesi setiap harinya dengan kapasitas 420 orang per sesi bertempat di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

”Peserta dari formasi pelamar umum sejumlah 7.211 orang, lulusan terbaik/Cumlaude sejumlah 164 orang, penyandang disabilitas sejumlah 4  orang, formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat sejumlah 20 orang,” kata Hadi.

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS Kementerian Dalam Negeri memperebutkan 370 formasi untuk 70 jabatan. Untuk itu, para peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) wajib memenuhi nilai ambang batas (passing grade) kelulusan sesuai yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 24 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil.

”Hendaknya menjadi acuan pedoman bahwa pelaksanaan tes kompetensi dasar ini dilakukan dengan nilai ambang batas sesuai dengan Peraturan MenPAN-RB Nomor 24 Tahun 2019 tentang nilai ambang batas pengadaan CPNS yang terdiri bahwa nilai ambang batas yang dipersyaratkan pelamar umum adalah 271 yang terdiri atas 126 merupakan Tes Karaktristik Kepribadian (Tes Karakteristik Pribadi (TKP)), kemudian 80 Tes Intelegnsia Umum (TIU), dan 65 adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),” jelasnya.

Nilai ambang batas (passing grade) untuk formasi lulusan terbaik/cumlaude adalah 271 (dua ratus tujuh puluh satu) dengan nilai Tes Intelegensia Umum (TIU) paling rendah 85, sementara Nilai ambang batas (passing grade) untuk formasi Disabilitas adalah 260 dengan nilai Tes Intelegensia Umum (TIU) paling rendah 60, edangkan Nilai ambang batas (passing grade) untuk formasi Putra/Putri Papua/Papua Barat adalah 260 dengan nilai Tes Intelegensia Umum (TIU) paling rendah 60.

”Saya harapkan saudara mengikuti aturan yang telah ditetapkan panitia seleksi dan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kejujuran, percaya pada diri sendiri dan berikan hasil yang terbaik dari seleksi yang dilaksanakan. Semoga pelaksanaan seleksi kompetensi dasar pada hari ini dapat berjalan secara baik dan lancar sesuai prinsip kompetitif, adil, obyektif, transparan, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme dan tidak dipungut biaya,” pesan Hadi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait