FOKUS

Sempat Konflik, Katy Perry Ungkap Alasan Berdamai dengan Taylor Swift

JAKARTA (tandaseru) – Jika bicara perseteruan selebriti Hollywood, tentunya nama Katy Perry dan Taylo Swift tak boleh dilupakan. Katy pun mengungkapkan alasan berdamai dengan Taylor yang sudah berjalan.

Kedua musisi cantik ini memang telah berseteru sejak beberapa tahun silam dan akhirnya memutuskan untuk berdamai pada 2018 lalu.

Dilansir dari Independent.co.uk, Katy secara terbuka mengaku ingin berdamai agar bisa menjadi contoh yang baik bagi para penggemar muda mereka.

Melalui wawancara itu, Katy juga mengklarifikasi bahwa perseteruan mereka kala itu terlalu di besar-besarkan oleh masyarakat dan media.

“Berita gosip lebih mudah menyebar. Tapi yang aku sangat syukuri sekarang adalah kami bisa berbaikan kembali dan menjadi contoh untuk perempuan muda,” tutur wanita yang tengah menantikan kelahiran buah hatinya tersebut.

Penyanyi asal Amerika Serikat ini menjelaskan bahwa saat ini memiliki hubungan pertemanan yang sangat dekat dengan Swift. Bahkan selalu ingin melakukan melakukan yang terbaik untuknya.

Berakhirnya perseteruan Katty Perry dan Taylor Swift

Perseteruan dua musisi papan atas ini sebenarnya sudah berakhir sejak 2018 lalu, tepatnya ketika Katy mengirimkan olive branch atau ranting zaitun untuk Taylor yang tengah disibukkan dengan konser “Reputation Stadium Tour.”

Kemudian Swift mengunggah sebuah video story di akun Instagram miliknya pada Selasa (8/5) waktu setempat dengan menunjukkan sebuah ranting zaitun dengan secarik kartu yang ditujukan untuk seorang “teman lama”.

Swift pun menulis keterangan “Terima kasih Katy” dalam video itu seraya membubuhkan emoji hati. Dalam unggahan itu, nampak tulisan tangan Katy menghiasi kertas putih.

“Halo teman lama, saya selama ini melakukan refleksi atas kesalahan komunikasi dan perasaan di antara kita di masa lalu. Saya benar-benar ingin menyelesaikan perselisihan…,” tulis Katy Perry yang diunggah oleh Taylor Swift.

Sekadar informasi, ranting pohon zaitun diartikan sebagai simbol perdamaian yang merupakan kiasan dari cerita Nuh (Noah) di Surat Genesis Kitab Injil.

Setelah perdamaian itu, Perry muncul dalam video musik Swift bertajuk “You Need To Calm Down” pada 2019 lalu.

“Katy sepakat untuk terlibat di video musik karena dia dan Taylor berada pada titik yang sama dalam hal memperjuangkan hak-hak LGBTQ,” kata seorang sumber.

Diketahui, dua solois ini mulai berselisih karena Perry menarik tiga penari latar Swift pada tahun 2013. Sementara Perry membela bahwa dia tidak ‘mencuri’ para penari latar itu, melainkan sejumlah penari Swift itu yang datang kepadanya.

Setahun kemudian, Swift menuliskan lagu Bad Blood yang diduga ditujukan untuk Katy Perry. Dia pun membalas dengan lagu di albumnya yang berjudul Swish Swish dengan berkolaborasi dengan Nicki Minaj.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait