FOKUS

Sempat Mangkir, Polisi Akan Periksa Jerinx SID soal Postingan ‘IDI Kacung WHO’ Besok

JAKARTA (tandaseru) – Polisi telah kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap drummer band Superman Is Dead (SID), Jerinx pada Kamis (6/8) besok sebagai saksi atas laporan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Bali.

Hal ini, lantaran Jerinx mangkir pada panggilan pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik Polda Bali pada Senin (3/8) lalu.

“Hari Kamis nanti kalau yang bersangkutan mudah-mudahan hadir lah untuk diperiksa sebagai saksi ya,” kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi saat dihubungi wartawan, Selasa (4/8).

Kombes Syamsi meyakinkan jika status Jerinx masih sebagai saksi. Pemeriksaan itu pun bertujuan untuk menggali keterangan dari Jerinx.

Dilayangkannya surat panggilan kedua ini disebut Syamsi kerena Jerinx tidak memenuhi panggilan pertama. Syamsi tidak membeberkan alasan Jerinx mangkir dalam panggilan polisi pertama itu.

“Jadi ada surat panggilan itu betul akan diperiksa sebagai saksi harusnya kemarin tetapi karena yang bersangkutan tidak hadir maka penyidik melayangkan surat panggilan yang kedua untuk yang bersangkutan,” beber Syamsi.

Seperti diketahui, Drummer band Superman is Dead (SID), I Gede Ari Astana alias Jerinx harus berurusan dengan pihak kepolisian atas unggahan di media sosial Instagram pribadinya @jrxsid.

Laporan itu, terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang dilaporkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Bali pada 16 Juli 2020 lalu.

IDI merasa dihina oleh Jerinx karena IDI dan rumah sakit disebut menjadi kacung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Atas dasar itu, IDI provinsi Bali melaporkan postingan tersebut ke Polda Bali.

“Dia (Jerinx) ada postingan atau kata-kata kalimat ‘gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan rumah sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19’,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi saat dihubungi, Selasa (4/8).

Dalam laporan ini, Jerinx diduga melanggar Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45A Ayat (2) dan atau Pasal 27 Ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait