FOKUS

Soal Cuitan Akun Twitter @digeeembok, Polisi Analisa dengan Saksi Ahli

JAKARTA (tandaseru) – Polisi masih menyelidiki kasus cuitan akun twitter @digeeembok yang menuding pramugari Garuda Indonesia, Sidi Siwi Purwanti sebagai gundik (simpanan) bos Garuda.

Saat ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebut pihaknya masih melakukan analisa cuitan yang ditulis di akun media sosial tersebut. Hal ini guna menentukan adakah unsur tindak pidana di sana. Dimana penyidik akan melibatkan saksi ahli.

“Sekarang ini kita menganalisa cuitannya ini dari Tim Cyber Polda Metro Jaya,” kata Yusri saat dihubungi, Rabu (15/1).

Setelah memeriksa saksi-saksi, Siwi dan saksi ahli barulah penyidik akan melakukan gelar perkara. Gelar perkara ini guna menentukan apakah laporan ini bisa naik ke tingkat penyidikan atau tidak. Maka dari itu, ia minta bersabar.

“Nanti kalau semuanya sudah lengkap baru kita gelar perkara untuk bisa menentukan apakah laporan ini bisa naik ke tingkat penyidikan atau tidak apabila itu memenuhi unsur-unsur yang sesuai dipersangkakan,” jelasnya.

Sebelumnya, polisi menjadwalkan untuk memeriksa Siwi terkait laporan yang dibuatnya terhadap akun Twitter @digeeembok. Dia akan diperiksa di Markas Polda Metro Jaya, Senin, 13 Januari 2020. Siwi akan dimintai keterangannya sebagai saksi pelapor.

Diketahui, Siwi melalui pengacaranya, Elza Syarif, menyampaikan telah melaporkan pemilik akun @digeeembok ke polisi. Siwi merasa dicemarkan nama baiknya karena dituding sebagai simpanan salah satu petinggi maskapai Garuda Indonesia.

Laporan polisi tersebut tertanggal 28 Desember 2019, dengan nomor LP/ 8420/ XII/ 2019/ PMJ/ Dit. Reskrimsus, dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui media sosial Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 43 ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait