FOKUS

Soal Dugaan Pencabulan, Polisi:Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Mangkir dari Pemeriksaan

BEKASI (tandaseru.id) – Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang diduga dilakukan anak anggota DPRD Kota Bekasi berinisial AT (21) kepada seorang remaja putri berusia 15 tahun.

Dalam hal ini, pihak kepolisian sudah melayanhkan surat panggilan terhadap AT. Namun, AT dinilai tidak kooperatif karena mangkir dalam pemanggilan untuk diperiksa.

“Kita kan datang kasih surat tuh ke rumahnya ya, diminta datang tanggal sekian. Tapi ternyata nggak datang. Dia-nya (AT) tidak ada itikad baik untuk hadir,” kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing saat dihubungi, Selasa (4/5).

Erna mengatakan awalnya pihaknya telah melayangkan panggilan pertama kepada AT pada pekan lalu. Namun tanpa ada pemberitahuan, AT tidak memenuhi panggilan tersebut.

Polisi pun kembali melayangkan panggilan kedua pada AT pekan ini. Erna menyebut jika nanti AT kembali mangkir, sesuai aturan yang berlaku pihaknya akan melakukan penjemputan paksa kepada AT.

“Kalau misal dia nanti nggak datang lagi kita jemput paksa,” tegas Erna.

Hingga saat ini AT pun masih berstatus sebagai saksi. Dia menyebut polisi masih mengumpulkan bukti sebelum menetapkan tersangka dari kasus tersebut.

Selain kasus pencabulan, Erna menyebut pihaknya pun masih mendalami dugaan kasus tindakan pidana perdagangan orang yang dilakukan AT kepada korban. Untuk itu, polisi mengimbau AT untuk bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan kepolisian.

“Sementara kita masih lidik dulu. Kita baru periksa mencari saksi-saksi. Nanti juga kan kita butuh kesaksian yang lain dan termausk dari si diduga pelaku itu,” ujar Erna.

“Kita kan harus periksa juga benar nggak nih kata si A, bener nggak sih kata saksi B. Jadi nggak ujug-ujug kita tetapkan jadi tersangka. Kita masih mencari saksi-saksi lain bukan hanya pihak terlapor aja,” sambungnya.

Seperti diketahui, pria berinisial AT (21), yang juga anak anggota DPRD Kota Bekasi, dilaporkan atas dugaan persetubuhan anak di bawah umur. Tindakan AT diketahui dilakukan kepada perempuan yang masih di bawah umur.

Tindakan asusila AT itu dilakukan kepada ABG berusia 15 tahun. Diketahui, AT merupakan anak anggota DPRD Kota Bekasi, IHT.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com