FOKUS

Soal Kasus Djoko Tjandra, Bareskrim Polri Perpanjang Masa Penahanan Brigjen Pol Prastijo dan Anita Kolopaking

JAKARTA (tandaseru) – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri memperpanjang masa penahahan dua tersangka kasus Djoko Tjandra, Brigjen Pol Prastijo Utomo dan Anita Kolopaking.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo. Tersangka pertama yakni Brigjen Prasetijo yang masa penahanannya diperpanjang hingga 28 September 2020.

“Penahanan pertama 31 Juli sampai 19 Agustus 2020. Kemudian perpanjangan penahanan 20 Agustus hingga 28 September 2020,” kata Ferdy saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (4/9).

Tersangka kedua yakni tersangka atas nama Anita Kolopaking. Masa penahanan dia diperpanjang hingga 6 Oktober 2020.

“Perpanjangan penahanan 28 Agustus hingga 6 Oktober 2020,” katanya.

Seperti diketahui, kasus ini berawal dari surat jalan dan surat sehat yang dikeluarkan oleh Polri kepada buronan kelas kakap, Djoko Tjandra. Dua surat tersebut dikeluarkan atas peran eks Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Pol Prasetijo Utomo.

Kasus ini pun juga menyeret pengacara dari Djoko Tjandra yakni Anita Kolopaking yang statusnya juga sudah sebagai tersangka. Bareskrim menyebut Anita berperan menjadi penghubung antara Djoko Tjandra dengan BJP PU.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait