FOKUS

Soal Pengamanan Demo, Kapolri: Petugas Juga Manusia, Bukan Robot dari Besi

Tandaseru – Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian mengatakan petugas kepolisian harus dibekali benda pengaman diri seperti tameng, helm, rompi dan tongkat saat mengamankan aksi demo.

“Petugas juga manusia, bukan robot dari besi. Mereka juga manusia yang kalau kena benda-benda bahaya bisa bahayakan keselamatan jiwa,” ujar Tito di Kantor Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan, Kamis (26/9).

Kapolri mengatakan hal tersebut menanggapi pengamanan aksi demo di gedung DPR/MPR RI. Tito menambahkan, pihaknya telah memerintahkan kepada anggotanya untuk tidak membawa senjata mematikan seperti senjata api ataupun peluru karet saat mengamankan aksi.

Dia mencontohkan anggotanya yang sudah menjadi korban karena terkena benda-benda berbahaya, baik itu dilempar batu maupun benda lainnya. Salah satunya insiden yang menimpa Kasat Reserse Polres Wonogiri AKBP Aditia. Aditia koma selama 4 bulan akibat dipukul oleh batu.

“Masyarakat suka underestimate, kok lempar batu doang ditangkap? Batunya sebesar apa dulu?” pungkasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com