FOKUS

Soal Pesan Berantai Berbau SARA di Perkelahian Terminal Kampung Rambutan, Ini Kata Polisi

JAKARTA (tandaseru) – Sebuah pesan berantai berbau Suku, Agama, Ras, Antar Golongan (SARA) beredar di aplikasi perbincangan WhatsApp yang menyebut orang Palembang untuk tidak datang ke Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Hal ini setelah adanya keributan yang terjadi antara petugas perusahaan otobus (PO) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur pada Minggu (9/2) lalu.

Menanggapi hal itu, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian menegaskan tidak ada unsur SARA dalam keributan tersebut.

“Iya (tidak ada unsur SARA), sudah diklarifikasi semua pihak,” kata Arie kepada Tandaseru.id, Jumat (14/2).

Sementara itu, Kapolsek Ciracas Kompol Rudy Haryanto mengatakan keributan itu bermula antara dua PO yang terlibat yakni PO ALS dengan Setia Negara berselisih karena masalah penumpang.

“Awalnya pihak PO ALS dapat delapan penumpang tujuan Pekalongan. Tapi sesampainya di loket ALS tidak ada kesepakatan harga,” ucapnya.

Akhirnya, penumpang itu beralih ke PO Setianegara lantaran ditawarkan tiket lebih murah. Karena itu, PO ALS meminta komisi Rp 10 ribu per orang kepada PO Setianegara karen dianggap mengambil penumpang namun tidak diberikan.

Rudy menuturkan perkelahian berujung pada keterlibatan dua organisasi masyarakat (Ormas) yang diikuti pegawai PO. Dalam hal ini, terdapat dua orang luka-luka yakni pegawai PO Setianegara bernama Joel Saputra dan warga bernama Rahmar Hidayat..

“Pegawai PO Setia Negara atas nama Joel D. Saputra (22) luka di pelipis bagian kanan yang di karenakan dipukul menggunakan bangku lipat oleh karyawan PO ALS,” tuturnya.

“Sementara Rahmat Hidayat (25) yang bukan pegawai PO tapi terlibat bentrok mewakili PO Setia Negara luka bacok pada tengkuk dan luka terbuka di perut,” sambungnya.

Berikut pesan berantai berbau SARA terkait perkelahian di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur:

“Sekedar info bae buat kawan kito yg ado di ibukota jakarta kalu nak main atau ke mano2 dak usah dulu makek bahasa palembang soalnyo wong palembang mbantai wong di kampung rambutan, intinyo wong palembang skarang lg dan aman,”

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait