FOKUS

Sodetan Ciliwung Menuju KBT Baru 47,5 Persen

Pencegahan Banjir Jakarta

JAKARTA (!)- Pembangunan sodetan Ciliwung untuk mengalirkan air dari Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT) baru mencapai 54,7 persen atau 600 meter dari total 1,27 kilometer.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah menegaskan, pembangunan sodetan Ciliwung sangat mendesak dilakukan untuk mengatasi persoalan banjir.”Ini penting, saat Ciliwung meluap airnya bisa dialirkan ke KBT,” kata Saefullah, Senin (3/4).

Menurutnya, daya tampung di KBT sangat memadai untuk mengalirkan air menuju hilir atau laut.”Kami berharap, pembangunan sodetan dan normalisasi Sungai Ciliwung bisa segera dilanjutkan,” tandasnya.

Pembuatan sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur (KBT) akan membebaskan beberapa wilayah dari banjir. Diantaranya yakni wilayah Kampung Pulo dan juga Bukit Duri.

“Kalau sodetannya jadi Kampung Pulo dan Bukit Duri, bukan hanya berkurang banjirnya, tapi bebas banjir,” ujar Teguh Hendarwan, Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta.

Teguh mengatakan, jika pembangunan sodetan tidak segera diselesaikan, maka kedua wilayah ini tetap akan tergenang banjir. Namun memang genangan akan berkurang karena sudah ada pemasangan sheet pile.

Sodetan Ciliwung akan mengalirkan air dari Kali Ciliwung sebanyak 60 meter kubik per detik ke Kanal Banjir Timur. Dengan kapasitas tersebut, 10 persen beban aliran air Ciliwung dapat dikurangi.(beritajakarta/arh)

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait