FOKUS

Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Papua Klarifikasi Kasus Pencemaran Nama Baik di Medos

JAYAPURA (tandaseru) – Subdit V Dit Reskrimsus Polda Papua melakukan klarifikasi terkait postingan di media sosial yang mendukung Otsus dan Pemekaran di Papua, Rabu (30/9).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, menerangkan terkait postingan terebut bapak Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST.MT telah menemui Penyidik untuk dilakukan klarifikasi.

“Dimana yang beredar di media sosial pernyataan Rektor Uncen Kalau Otsus dan Pemekaran Dilanjutkan dan didalamnya ada beberapa poin terkait hal itu.” ujarnya.

Dalam klarifikasinya Dr. Ir. Apolo Safanpo di sebuah video dengan mengatakan, “Perlu kami sampaikan kepada publik bahwa berkaitan dengan pernyataan Rektor Uncen tentang Pemekaran di Papua dan keberlanjutan Otsus, saya membantah bahwa pernyataan terebut tidak pernah dibuat oleh Rektor Uncen dan tulisan tersebut tidak ditulis oleh Uncen, pernyataan tersebut adalah Hoax atau tidak benar yang dibuat oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan Rektor Uncen.” terangnya.

Selanjutnya Dr. Ir Apolo Safanpo akan menempuh jalur hukum dan membuat laporan pengaduan ke Polda Papua untuk dilakukan penyelidikan oleh pihak Kepolisian.

Postingan terebut beredar di media sosial pada hari Selasa tanggal 29 September 2020 yang diteruskan oleh akun Christian P. Wene ke group Facebook Melanesian Brother & Sisters In

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait