FOKUS

Sudan Tinggal Hitungan Hari Normalisasi dengan Israel

KHARTOUM (Tandaseru) – Sudan dikabarkan telah memutuskan untuk menormalisasi hubungannya dengan Israel di bawah mediasi Amerika Serikat.

Langkah Sudan menyusul UEA dan Bahrain yang lebih dulu berbaikan dengan Israel.

Dilansir surat kabar Hayom, Sudan kemungkinan akan membuat pengumuman resmi akhir pekan ini.

Pada Rabu, sebuah jet pribadi yang membawa delegasi tingkat tinggi Israel dan pejabat intelijen Mossad bertolak dari Tel Aviv menuju Khartoum.

Pejabat itu mengklaim bahwa negosiasi dengan para pejabat Sudan telah dilakukan dan dan kesepakatan pengakuan bilateral telah dicapai. Langkah itu dilakukan setelah AS menghapus Sudan dari daftar negara sponsor terorisme.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan pihaknya tengah mengupayakan agar Khartom bersedia mengakui Israel.

“Kami terus bekerja untuk membuat setiap negara mengakui Israel,” ujar Pompeo.

Sudan akan menjadi negara Arab kelima yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Bahrain dan UEA sepakat untuk menjalin hubungan diplomatik, budaya, dan komersial penuh dengan Israel setelah menandatangani perjanjian kontroversial di Gedung Putih pada 15 September.

Kesepakatan tersebut telah menuai kecaman dari Palestina, serta banyak negara termasuk Iran dan Turki. Kairo pada 1979 dan Amman pada 1994, juga meresmikan hubungan dengan Tel Aviv.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait