FOKUS

Menikah Saat Pandemi Covid-19, Ini Syarat Nikah di KUA!

JAKARTA (tandaseru) – Berniat untuk menikah di tengah pandemi Covid-19? Coba pahami syarat nikah di KUA di bawah ini agar tidak bingung!

Dilema memang, menikah di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, karena tak bisa menggelar pesta yang mendatangkan banyak orang, menikah di KUA jadi pilihan paling bijak saat ini.

Tapi, sekalipun sederhana, masih ada saja yang kebingungan dengan beragam syaratnya. Bagi para calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan di masa pandemi, coba perhatikan info untuk pasangan sesama WNI tentang berkas serta syarat-syarat yang harus disiapkan untuk menikah di KUA.

Catat syarat nikah di KUA ini ya!

Syarat serta dokumen yang perlu dilengkapi

Para calon pengantin dapat datang langsung ke KUA Kecamatan untuk mendaftarkan pernikahannya, dengan membawa persyaratan berikut ini:

Siapkan foto Copy KTP, Kartu Keluarga (KK) untuk calon pengantin (Catin) masing-masing 1 (satu) lembar.

Surat pernyataan belum pernah menikah (masih gadis/jejaka) di atas segel/materai bernilai minimal Rp.6000,-

Surat keterangan dari Kelurahan setempat yaitu Model N1, N2, N4, baik calon Suami maupun calon Istri. Surat-surat keterangan tersebut terdiri dari Surat Keterangan Untuk Nikah (model N1), Surat Keterangan Asal-Usul (model N2),  Surat Persetujuan Mempelai (model N3), dan Surat keterangan Tentang Orang Tua (model N4).

Jika calon pengantin berhalangan, pemberitahuan nikah dapat dilakukan oleh wali atau wakilnya; dan itu diperlukan Surat Pemberitahuan Kehendak Nikah (model N7)

Bukti imunisasi TT1 calon pengantin wanita, Kartu imunisasi dan Imunisasi TT II dari Puskesmas setempat.

Pas foto calon pengantin ukuran 2×3 masing-masing 5 (lima) lembar, bagi anggota ABRI menggunakan pakaian dinas. Membayar biaya pencatatan nikah sebesar Rp30.000.

Calon pengantin berusia kurang dari 21 tahun harus melampirkan surat izin orang tua (model N5) ini berlaku bagi kedua calon pengantin

Surat izin pengadilan apabila tidak ada izin dari orangtua/wali. Surat numpang nikah untuk calon pengantin yang tempat tinggalnya bukan di wilayah kerja KUA setempat.

Bagi anggota TNI/POLRI dan Sipil TNI/POLRI harus punya Izin Kawin dari Pejabat Atasan/Komandan

Surat numpang nikah

Jika Anda dan pasangan berasal dari domisili daerah berbeda dalam catatan kependudukan (KK dan KTP), maka Anda dan pasangan perlu mengurus surat numpang nikah.

Surat tersebut dikeluarkan jika calon pengantin pria (CPP) akan melaksanakan pernikahan di daerah asal calon pengantin wanita (CPW) atau sebaliknya. Calon pengantin pun perlu mengurus Surat Numpang Nikah jika pernikahan dilangsungkan pada lokasi selain tempat tinggal kedua calon mempelai.

Biaya menikah di KUA

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor : 48 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2004 Tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Departemen Agama: Nikah/Rujuk dilaksanakan di : Kantor KUA pada hari dan jam kerja: Rp0,- (gratis) Luar Kantor dan atau di luar hari dan jam kerja: Rp600.000,-

Itulah sejumlah syarat nikah di KUA beserta dokumen yang perlu disiapkan untuk menikah. Bagi Anda yang sudah siap untuk menikah, daripada terlalu lama menunggu pandemi usai, langsung menikah di KUA saja!

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait