FOKUS

Tak Cuma Karantina Warga, Arab Saudi Juga Isolasi Uang Selama 14 Hari

RIYADH (Tandaseru) – Pemerintah Arab Saudi bakal memberlakukan karantina semua uang kertas dan uang logam (koin) yang diterima di dalam negeri maupun dari sumber asing.

Karantina selama 14 hingga 20 hari dilakukan untuk mencegah penularan virus corona.

“Mensterilkan mata uang kertas dan logam, baik yang datang dari dalam atau luar Kerajaan (Arab Saudi), dengan mengisolasi mereka untuk jangka waktu 14 hari, dan hingga 20 hari, tergantung dari mana asalnya,” ungkap Otoritas Moneter Arab Saudi (SAMA), Jumat (22/5).

SAMA menyebut nantinya mata uang itu akan ditempatkan di tempat khusus di mana sterilisasi dapat diterapkan. Selain itu, lembaga itu juga akan menyortir semua uang kertas untuk memastikan kualitas dan kebersihannya.

SAMA akan menyortir uang kertas sesuai dengan standarnya dan akan segera menghancurkan uang kertas yang kotor dan tidak layak. SAMA juga telah mengarahkan lembaga keuangan untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk memastikan mata uang itu bersih.

Arab Saudi melaporkan terbilang ketat dalam melakukan karantina wilayah. Hingga saat ini telah ada 2.532 kasus baru infeksi virus corona (Covid-19) dan 12 kematian akibat corona dalam 24 jam terakhir.

Pertambahan itu membuat total kasus di Arab Saudi kini menjadi 65.077 kasus. Sementara, total kematian terkait Covid-19 di negara itu menjadi 351 jiwa.

Pemerintah Arab Saudi juga mempertegas aturan ke warga. Warga yang berkerumun di dalam atau di luar toko atau mal akan dideportasi. Mereka dilarang masuk kembali ke negara kerajaan tersebut. Hal ini disampaikan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Hukuman untuk pembeli atau karyawan yang berkerumun di dalam atau di luar toko dalam jumlah melebih batas kapasitas yang ditetapkan, menurut pemerintah, bisa berupa denda sampai deportasi.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait