FOKUS

Tak Mau Diajak Urus Perceraian, Suami Nekat Bunuh Istri di Sukabumi

SUKABUMI (tandaseru) – Kapolres Sukabumi AKBP M. Lukman Syarif menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus kekerasan dalam rumah tangga atau pembunuhan subsider penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya orang, Selasa (17/11) Mapolres Sukabumi.

Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila, KBO Reskrim Ipda Ruskan, Paur Humas Ipda Aah SR, Kasi Propam Polres Sukabumi Ipda Dadang Koswara.

Diketahui Tersangka RS Als RI Als CI als PU bin IW. Korban Imas, Sukabumi, 17 Mei 1994, Ibu rumah tangga, Perum Griya Karang Tengah Asri Rt 005/006 Desa Karang Tengah Kecamatan Cibadak.

Kronologis kejadian menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, tersangka yang merupakan suami syah dari korban mencekik leher korban dengan menggunakan kedua belah tangannya dan kedua jempol menekan leher korban yang mengakibatkan korban lemas dan kejang- kejang.

Kemudian tersangka mengambil pisau dapur lalu menyayat tangan korban sampai mengeluarkan darah. Setelah korban diduga meninggal dunia, lalu tersangka menutup wajah korban dengan menggunakan bantal, tersangka kemudian melarikan diri.

Alasan tersangka melakukan perbuatan tersebut, dikarenakan tersangka merasa kesal, korban tidak mau diajak ke rumah orang tuanya untuk mengurus perceraian.

Pasal yang diterapkan yaitu Pasal 44 Ayat (3) UU RI No 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga atau Pasal 338 KUHPidana atau Subsider Pasal 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Barang bukti yaitu satu bilah pisau, satu Pcs baju tidur warna putih, satu pcs celana dalam krem, satu buah sprey warna kuning, dan satu buah bantal, “ucap Kabid Humas Polda Jabar.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com