FOKUS

Tegas soal Lockdown, Arab Saudi Denda Hingga Rp391 Juta ke Para Pelanggar

RIYADH (Tandaseru) – Pemerintah Arab Saudi mempertegas penerapan lockdown atau karantina di daerahnya dalam menghadapi virus corona.

Warga yang berkerumun di dalam atau di luar toko atau mal akan dideportasi. Mereka dilarang masuk kembali ke negara kerajaan tersebut. Hal ini disampaikan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Hukuman untuk pembeli atau karyawan yang berkerumun di dalam atau di luar toko dalam jumlah melebih batas kapasitas yang ditetapkan, menurut pemerintah, bisa berupa denda sampai deportasi.

Dikutip dari Alarabiya, Kamis (21/5), bagi warga yang melakukan pelanggaran untuk pertama kalinya akan didenda 5.000 riyal atau sekitar Rp 19 juta sampai Rp 391 juta untuk setiap orang tambahan yang berkerumun dengan jumlah kerumunan melebihi kapasitas yang ditetapkan.

Bagi orang yang melanggar untuk kedua kalinya, akan didenda 10.000 riyal atau sekitar Rp 39 juta untuk setiap orang tambahan yang hadir di fasilitas tersebut dengan jumlah orang melebihi batas kapasitas yang ditetapkan.

Bagi orang yang melanggar untuk ketiga kalinya akan dikenai denda berkali-kali lipat, dan penanggung jawab fasilitan tersebut akan dituntun pidana.

“Jika perusahaan swasta mengulangi pelanggaran untuk pertama kalinya, perusahaan itu akan ditutup selama tiga bulan. Jika pelanggaran itu diulang untuk kedua kalinya, akan ditutup selama enam bulan,” jelas kementerian tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait