FOKUS

Tekad Kuat Kota Bengkulu Raih Penghargaan Kota Layak Anak dan APE

BENGKULU (tandaseru.id)– Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Wali Kota Dedy Wahyudi memiliki tekad kuat agar Kota Bengkulu meraih penghargaan kota layak anak peringkat madya dengan mempersiapkan dan memperbaiki seluruh aspek pendukung yang dijadikan penilaian.

Agar semuanya terpenuhi, Wawali Dedy didampingi Kepala Dinas Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Dewi Dharma dihadiri perwakilan OPD terkait melakukan rapat koordinasi mengenai evaluasi kota layak anak dan anugerah parahita ekapraya, di ruang hidayah, kantor Walikota, Selasa (16/11).

Yang mana diketahui, Penghargaan Kota Layak Anak adalah Penghargaan kepada Kota/Kabupaten yang telah menyelenggarakan kebijakan, Program dan Kegiatan dalam upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak, melalui apresiasi Kabupaten/Kota Layak Anak.

Sementara, Anugerah Parahita Ekapraya (APE) ialah suatu Penghargaan terhadap prakarsa dan Prestasi yang dicapai dan menunjukan kondisi kesejahteraan orang lain dalam kaitannya dengan pencapaian kesejahteraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Daerah.

istimewa

Dedy pun yakin setiap OPD terkait dapat menyelesaikan semua PR dan meraih penghargaan Kota Layak Anak Madya dan APE.

“Iya kita akan mencoba untuk meraih predikat kota layak anak yang madya, karena selama ini kita yang pratama. Rapat lintas OPD tadi, masing-masing OPD ada beberapa tanggung jawab yang harus diseelesaikan dan akan ada rapat lebih besar nantinya. Insya allah satu minggu kedepan semuanya udah kelar,” ujar Dedy.

Ditempat yang sama, Kepala DP3AP2KB Dewi Dharma menjelaskan, rapat tadi bertujuan untuk mengevaluasi mengenai kota layak anak dan APE.

“Jadi dua penghargaan ini selama ini sudah bagus tetapi ke depan kita ingin naik kelas. Karena selama ini kita kan hanya di pratama, mudah-mudahan dengan adanya rapat evaluasi ini dengan data yang lebih bagus lagi kita akan naik tingkat ke kota layak anak predikar madya. Nah, untuk APE sendiri, kita tahun kemarin kita belum dapat, insya allah tahun ini mudah-mudahan kita dapat,” jelas Dewi.

Dewi juga menjelaskan, seluruh aspek pendukung penilaian kota layak anak juga sudah dipenuhi.

“Ini adalah antisipasi jika ada tim yang akan turun. Karena selama ini hanya secara virtual saja. Tetapi misal ada yang benar turun, kita sudah siap akan semua hal itu,” tutupnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com