FOKUS

Tengah Sakit, Musisi Jerinx Batal Diperiksa Polisi soal Kasus Dugaan Pengancaman

JAKARTA (tandaseru.id) – Musisi I Gede Ari Astina alias Jerinx Superman Is Dead (SID) tidak bisa menghadiri panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (26/7) untuk diperiksa.

Sedianya, Jerinx akan diperiksa soal laporan pegiat media sosial (medsos) bernama Adam Deni Gearaka atas tudingan pengancaman melalui media elektronik.

“Jadi gini. Kami sudah undang dia komunikasi dengan penyidik bahwa dia enggak bisa hadir,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Senin (26/7).

Yusri menyebut hal itu telah disampaikan pihak Jerinx ke penyidik yang akan meminta keterangannya. Jerinx beralasan tidak hadir dalam peneriksaan itu karena tengah sakit.

“Intinya, dia hari ini gak bisa hadir. Sudah komunikasi dengan penyidik alasannya sakit,” katanya.

Sementara itu, Jerinx juga menginformasikan melalui akun instagram pribadinya jika dirinya tak bisa memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya karena sedang sakit.

“Namun sayang masih belum bisa dilakukan, bukan karena saya mangkir melainkan adanya kendala tekhnis pada riwayat kesehatan saya yang menjadi salah satu sarat mutlak penerbangan,” jelas Jerinx.

Dia berjanji jika dirinya sudah pulih akan memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa atas laporan tersebut meski pemeriksaannya dilakukan di Jakarta.

“Untuk itu perlu saya tegaskan kembali sikap saya pada prinsipnya bila ada panggilan dari penegak hukum saya akan hadir kapanpun dan dimanapun baik itu dilakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Polda Bali atau dimanapun,” terangnya.

Diketahui, Polda Metro Jaya telah menerima laporan soal kasus tersebut. Jerinx disebut pelapor mengancam karena Adam dituding menghilangkan akun instagramnya.

“Ya jadi laporannya sudah masuk tanggal 10 kemarin. Pelapornya berinisial ADG dan terlapornya IJH aliaz JS,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Senin (12/7).

Laporannya sendiri disebut Yusri berkaitan dengan tindakan pengancaman. Jerinx dituding mengancam pelapor melalui sambungan telepon.

“Awalnya pelapor ini kan sering berkomentar di akun terlapor di jrxsid itu, kemudian nggak tahu kenapa terlapor menghubungi korban melalui telepon. Kemudian, menurut korban dia diancam dengan kata-kata yang kurang wajar ya,” beber Yusri.

Dalam hal ini, Jerinx dilaporkan dengan Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 29 Jo Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com