FOKUS

Terjadi Eksploitasi Air Tanah Berlebihan, Ancaman Serius Bagi Jakarta

Tandaseru – Badan Geologi Kementerian ESDM menginformasikan kerusakan Cekungan Air Tanah (CAT) Jakarta yang berakibat terjadinya penurunan muka tanah yang diakibatkan eksploitasi air tanah yang berlebihan.

Berdasarkan catatan Badan Geologi saat ini tercatat lebih dari 4.500 sumur produksi yang mengambil air tanah Jakarta untuk keperluan komersil.

“Ini belum lagi sumur-sumur ilegal yang tidak memiliki izin pengusahaan air tanah yang tidak masuk dalam hitungan. Kondisi tersebut menyebabkan permukaan tanah Jakarta mengalami penurunan dan berdampak menjadi ancaman serius,” tutur Kepala Pusat Air Tanah Dan Geologi Tata Lingkungan, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Andiani

Dalam rangka menanggulangi permasalahan tersebut diatas, Badan Geologi bersama KPK, PAM Jaya dan Pemda DKI Jakarta sedang melakukan program langkah penyelamatan air tanah untuk menjaga sumber daya alam di Jakarta.

Dari program tersebut diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan pengelolaan sumber daya air Jakarta yang selama ini menjadi permasalahan internal di pemerintah daerah dan pusat.

Selain itu, akan dibangun juga sebuah sistem informasi dan basis data sumber daya alam Jakarta yang dapat dipantau bersama, menyinergikan data pelanggan air tanah dan pelanggan PAM, serta langkah penertiban sumur-sumur ilegal dalam rangka penyelamatan potensi pendapatan pajak negara (pajak air tanah) yang hilang.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id