FOKUS

Terjaring Operasi Yustisi, 2 Pelaku Usaha Disanksi Teguran Tertulis

BENGKULU (tandaseru) – Ditetapkan sebagai pelanggar Protokol Kesehatan di tengah pandemi covid-19, dua tempat usaha di Kota Bengkulu, Selasa (20/10) diberikan sanksi berupa teguran tertulis.

Pelanggaran ditemukan langsung pelaksana tugas Operasi Gabungan dari Satgas Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu di tempat usaha billiard shoter Km 6,5 yang tidak memenuhi ketentuan jarak duduk pengunjungnya dan juga Cafe Tik Tok yang tidak mengatur jarak tempat duduk pengunjung.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno menerangkan pemberian sanksi berupa teguran tertulis dilaksanakan Satpol PP Provinsi Bengkulu berdasarkan Pergub Nomor 22 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019.

“Sebagai bagian dari pelaksana Operasi Yustisi, kami dari pihak kepolisian selalu mengajak dan mengimbau agar seluruh elemen masyarakat termasuk pelaku usaha untuk dapat mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi covid-19,” pungkasnya.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com