FOKUS

Terkait Kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang, Polisi Tetapkan GM dan Manager Marketing Sebagai Tersangka

JAKARTA (tandaseru.id) – Polisi menetapkan General Manager (GM) dan Manager Marketing Waterboom Lippo Cikarang sebagai tersangka terkait kasus kerumunan massa pelanggaran protokol kesehatan beberapa waktu lalu.

“Saat ini telah di tetapkan 2 orang Tersangka dalam kasus ini, yaitu GM Waterboom Lippo Cikarang, Manager Marketing Waterboom Lippo Cikarang,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, dalam keterangannya, Kamis (14/1).

Keduanya yakni Ike Patricia (General Manager Waterboom Lippo Cikarang) dan Dewi Nawang (Manager Marketing). Keduanya memiliki peran yang berbeda.

Ketiganya dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 9 junto Pasal 93 UU RI No. 06 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, Pasal 216 KUHP, dan Pasal 218 KUHP.

Untuk diketahui, penyelidikan kasus ini bermula dari unggahan video di media sosial yang menunjukkan adanya kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang. Dalam video viral tersebut terlihat sejumlah pengunjung, mulai anak-anak hingga orang dewasa, memadati seluruh sudut area kolam renang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (10/1). Polisi kemudian bertindak cepat dengan membubarkan kerumunan tersebut mulai pukul 13.30 WIB hingga kawasan kolam renang bisa steril pada pukul 14.00 WIB.

Pemeriksaan awal diketahui besarnya animo warga yang datang ke tempat tersebut berasal dari diskon besar yang diberikan pengelola. Pihak pengelola Waterboom Lippo Cikarang diketahui memberikan diskon hingga 90 persen. Awalnya harga tiket masuk tempat tersebut berkisar Rp 95 ribu, lewat diskon besar tersebut harga tiket hanya menjadi Rp 10 ribu.

Efek dari promo, pengunjung yang sudah masuk sebanyak 2.358 orang pengunjung dimana Waterboom Lippo Cikarang tidak menerapkan Prokes Covid-19 yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com