FOKUS

Webinar MIPI, Ragam Terobosan Ganjar Hadapi Pandemi di Jateng

JAKARTA (tandaseru.id) – Pada webinar MIPI kali ini, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo hadir sebagai narasumber secara virtual, Sabtu, (10/7) memaparkan terobosan Ganjar dalam menghadapi pandemi.

Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) rutin setiap Sabtu mengadakan webinar dengan tema dan narasumber yang beragam, webinar kali ini bertema “Ujian dan Tantangan Sistem Pemerintahan Daerah Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19”.

Ganjar Pranowo, berbagi tentang apa saja yang dirinya hadapi selama pandemi Covid-19 di Jateng. Mulai dari kebijakan hingga gerakan inovatif yang muncul akibat apa yang rakyat rasakan.

“Saya pernah diejek sama teman-teman se-profesi, ‘Ah Ganjar ini pencitraan! Urusan kecil-kecil aja diurus. Gubernur itu harus strategis’ Lalu saya jawab ‘Sorry bro anda belum pernah jadi Gubernur. Sorry Anda gak pernah tau apa yang dipikirin rakyat,” tuturnya

Terobosan seperti gerakan Jogo Tonggo, Jateng Oksigen Stock System (Joss), gerakan Eling Lan Ngelingke (saling mengingatkan), Panggung Kahanan, Call Center Covid-19, dan lainnya merupakan kegiatan yang hadir dari masyarakat untuk masyarakat.

“Anggaran Jateng itu kami alokasikan berkembang sebanyak Rp2,1 Triliun untuk menyelesaikan persoalan kesehatan, jaring pengaman ekonomi dan jaring pengaman sosial,” jelasnya lagi

Kemudian Ganjar mengatakan, bahwa Pemerintah tidak pernah menghadapi kejadian seperti ini jadi sangat wajar ketika diperlukannya penyesuaian-penyesuaian.

Lahirnya Jogo Tonggo pun berangkat dari semangat masyarakat Jateng yang ingin menolong sesama di masa pandemi. Kemudian baru-baru ini Joss dilakukan untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapat oksigen.

“Akibat pandemi ini juga UKM-UKM itu tidak bisa menghasilkan, lalu seniman-seniman juga kesulitan. Lalu gimana nasibnya? saya coba buka Lapak Ganjar, disitu ada UKM yang dipromosikan dan omsetnya bisa naik hingga 300%, kita manfaatkan kekuatan medsos jadi hal yang positif.” Tutur Gubernur Jateng tersebut

Panggung kahanan pun dibuat untuk seniman-seniman yang tidak bisa tampil atau bekerja agar tetap bisa berkarya dan menghasilkan.

“Saya kasih ruang di rumah dinas saya di lapangan basket, saya buatkan panggung kahanan. Banyak partisipan saat pandemi, kita berhasil mengumpulkan uang sekitar Rp550 juta untuk 8 kali pertunjukan dan uang itu kami berikan pada para seniman, saat mereka manggung kami modalin dari uang itu.” tambahnya

Wakil Ketua, Pengurus Pusat MIPI Pakar Ilmu Politik, LIPI, R. Siti Zuhro pun memuji hasil kerja dan terobosan yang Ganjar lakukan untuk rakyatnya selama menghadapi pandemi Covid-19.

“Mas Ganjar ini luar biasa, karena bisa berkomunikasi dengan rakyat tanpa jarak. Keseringan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat itu tidak komunikatif, dan itu dicoba olehnya dengan dua arah. Jadi masyarakat juga tergerak untuk sadar akan kesehatan, sadar akan kesulitan yang ada dan itu jadi poin plus-plus.” ujarnya

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com