FOKUS

Tiga Unsur Dalam Puasa Ini Harus Dipenuhi Agar Kembali Suci

JAKARTA (tandaseru.id)- Rasanya baru kemarin kita merayakan Hari Raya Idul Fitri, Alhamdulillah Ya Allah, kau hadirkan kembali Ramadan MU yang suci, penuh dengan Rahman dan Rahim MU serta janji MU yang selalu benar tentang limpahan pahala, dihapuskan segala dosa serta dijauhkan dari Api Neraka.

Walau sudah berulang kali Ramadan kita jalani, harapannya agar kita selalu dapat mengambil banyak manfaat, perenungan akan eksistensi kita pribadi kepada Sang Khaliq, dan peran sebagai Khalifah fil Ardh.

Bagi muslim, saatnya kita mengevaluasi diri tentang apa saja yang telah kita lakukan pada 11 bulan sebelumnya. Kehidupan pribadi dengan Allah, dengan keluarga, lingkungan serta agama, dan juga negara.

Ustadz Memet Sururi mengatakan dalam tausiahnya, bahwa tujuan berpuasa itu bukan Laallaqum Tattaqum tetapi adalah kembali bersih. Dan hanya berpuasa (shaum) yang dapat membuat manusia kembali bersih bukan dengan ibadah sholat, bukan sedekah, bukan juga Haji apalagi zakat.

Hanya puasa yang dapat membuat manusia kembali bersih (suci). Dan untuk kembali bersih. 3 unsur yang harus dipenuhi sesuai surat Al Baqarah ayat 183-185-186 yaitu Tataqum (Taqwa), Tashkurun (bersyukur) dan Yarshudun (mendapat petunjuk/kebenaran).

Maksudnya adalah;

1. Tattaqum, dekat dengan Allah dan selalu ingat padaNya

2. Tashkurun, dengan 3 prinsip yaitu Menerima, merawat dan memanfaatkan dengan baik. Menerima apa adanya bukan kenapa begini kenapa begitu. Merawat nikmat yang kita terima, yg terdekat adalah merawat tubuh kita terlebih dahulu dengan cara berolah raga, pola makan di atur dan makan secukupnya sesuai kebutuhan tubuh.

Untuk itu sepertinya kita perlu evaluasi pola makan dan belanja kita. Diharapkan saat berpuasa kesederhanaan lebih di tonjolkan, agar kelebihan makanan dan belanja kita kita dapat salurkan kepada mereka yang kelaparan sebenarnya. Begitu juga dengan nikmat-nikmat lain yg kita terima dari Allah perlu di rawat dengan baik. Memanfaatkanya di jalan Allah, Bukan dimanfaatkan dijalan kebathilan.

3. Yarshudun, mendapat petunjuk dan kebenaran. Semakin sering sholat wajib di masjid, hadir di majelis untuk mempelajari, membaca Al Quran dan tafsirnya ditemani oleh guru, melaksanakan ibadah sholat yg memadai mulai dari tambahan sholat sunah, sholat tarawih, tahajud, serta lebih memberikan sedekah dan zakat dibanding saat di luar Ramadhan, Insyaa Allah dengan amalan yang banyak itu kita akan diberikan Allah kebenaran dan pentunjuk.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com