FOKUS

Tiga Wartawan Gadungan Peras Warga Depok Senilai Rp15 Juta, Modusnya Tuding Perselingkuhan

JAKARTA (tandaseru.id) – Tiga orang wartawan gadungan ditangkap polisi karena melakukan pemerasan terhadap seseorang berinisial FI senilai Rp15 juta di kawasan Depok, Jawa Barat.

Ketiga wartawan gadungan itu berinisial MB (39), SA (31) dan AJP (37).

Kapolsek Cimanggis Kompol Ibrahim Sadjab menerangkan modus pemerasan pelaku adalah dengan mengancam akan memviralkan korban atas tuduhan perselingkuhan.

“Pelaku mengancam korban telah berselingkuh dan akan memviralkan lalu pelaku meminta sejumlah uang kepada korban,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Kamis (26/11).

Awalnya, kata Ibrahim, ketiga wartawan gadungan itu mendatangi rumah korban di Kampung Banjaran Pucung, Cilangkap, Tapos, Depok pada Senin (22/11) sekitar pukul 17.45 WIB.

“Korban baru tiba di rumah tiba-tiba datang tiga pelaku kemudian mengancam korban akan memviralkan perselingkuhannya dan meminta sejumlah uang sebesar Rp 15 juta,” ucapnya.

Karena ketakutan, korban langsung memenuhi permintaan pelaku dengan mentransfer uang sebesar Rp10 juta. Namun, pelaku tetap meminta uang lagi senilai Rp5 juta agar tidak memviralkan tudingan tersebut.

“Kemudian korban mengajak pelaku ke ATM Indomaret, namun karena sudah limit maka korban tidak bisa mengambil uang di atm tersebut,” terangnya.

Saat itu juga, ketiga pelaku langsung ditangkap oleh warga dan diserahkan ke Polsek Cimanggis untuk proses lebih lanjut.

“Kita sita barang bukti kartu tanda pengenal pers, uang tunai sebesar Rp10 juta, 3 handphone, 1 unit mobil honda mobilio nopol B 1238 TIW, dan ATM BCA,” ungkapnya.

Ketiganya dijerat Pasal 368 KUHP tentang tindak pidana pemerasan dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun penjara.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com