FOKUS

Tim Gabungan Evakuasi Korban Hanyut Bersama Speed Boat di Pulau Liki Armo

JAYAPURA (tandaseru) – Tim gabungan Sat Polairud Polres Sarmi bersama Tim Basarnas, berhasil mengevakuasi Efraim Dimomonmau yang hanyut bersama Speed Boat di perairan Pulau Liki Armo akibat dari kerusakan Engine Speed Boat, Jumat (24/1).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIT. Efraim Dimomonmau meminta izin kepada istrinya untuk memancing di perairan Pulau Liki dan Pulau Armo seorang diri.

Pukul 11.30, speed boad yang dikemudikan Efraim mengalami kerusakan mesin. Efraim berusaha untuk memperbaiki namun karena tertiup angin dan arus, speed boat hanyut ke arah timur pulau Armo. Efraim mencoba menghubungi kerabat di Sarmi, yakni Yesaya Mandwes karena korban hanyut semakin menjauh dari pulau Armo.

Yesaya Mandwes melaporkan kejadian tersebut kepada Sat Polairud Polres Sarmi melalui via telepon. Anggota Sat Polairud Polres Sarmi Merespon laporan tersebut dan Berkordinasi dengan, Pos Basarnas.

Sat Polairud Polres Sarmi berkordinasi denganBasarnas kemudian melaksanakan apel Gabungan SAR yang dipimpin oleh Kasat Polairud Polres Sarmi AKP Anthon Sarwom. Empat anggota Sat Polairud Polres Sarmi dan 6 Basarnas menggunakan speed boat mencari keberadaan Efraim.

Tim Gabungan tiba di pesisir pulau Armo dan mencari ke arah timur. Setelah melakukan pencarian selama 2 jam, Tim Gabungan menemukan korban terapung dengan speed boatnya dalam keadaan selamat di sekitar perairan Sarmi dekat Pulau Wakde.

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban yang selamat dengan cara menggantikan mesin speed boat dari korban yang mengalami kerusakan. Bersama korban kembali ke dermaga Sat Polairud Polres Sarmi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan saat dilakukannya pencarian oleh tim gabungan, korban dalam kondisi selamat telah dievakuasi ke dermaga Sat Polairud oleh tim gabungan.

Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang melakukan aktivitas dengan menggunakan transportasi laut agar tetap berhati-hati. Cek selalu kondisi mesin speed boat agar tidak terjadi dengan hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam beberapa bulan terakhir ini cuaca ekstrim melanda negara kita khususnya di Papua. Angin kencang dan gelombang yang sangat tinggi menjadi ancaman bagi para nelayan maupun masyarakat yang beraktivitas di laut sehingga warga tetap berhati-hati.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait