FOKUS

Timbun 15 Ribu Ekstasi dan 5.500 H-5 Karena Covid-19 di Apartemen Kalibata City, Perempuan Ini Diciduk

JAKARTA (tandaseru) – Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang wanita berinisial TII alias II karena menimbun 15 ribu butir narkotika jenis ekstasi dan 5.500 H-5 di kamar apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan.

Narkotika itu ditimbun karena tersangka kesulitan mengedarkan narkotika yang biasa diedarkan di tempat-temalt hiburan di Jakarta dimasa pandemi Covid-19 saat ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan kasus ini sendiri berasal dari informasi masyarajat jika ada timbunan narkotika di sebuah kamar apartemen di Kalibata City, Jakarta Selatan. Setelah dua Minggu diselidiki, polisi akhirnya berhasil mengamankan TII.

“Senin, 6 Juli lalu berhasil mengamankan TII ini dan digeledah di dalam kamar ditemukan narkotika ekstasi dan H5,” kata Kombes Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (15/7).

Total, ada 15.000 butir ekstasi dan 5.500 butir happy five (H5) yang disita polisi dari tangan tersangka. Yusri menyebut tersangka sudah menyimpan narkotika itu selama tiga bulan karena tersangka kesulitan menjual narkotika tersebut.

“Didalami pengakuanya memang barang haram tersebut sudah lama disimpan di apartemenya. Dengan situasi pandemi Covid-19 biasa diedarkan di tempat hiburan ini tutup selama ini sehingga dia simpan,” papar Yusri.

TII mengaku mendapat barang haram itu dari DPO berinisial HMC. HMC juga membayar TII Rp10 jura perbulan selama TII menyimpan narkotika tersebut.

“Setelah didalami, dia mengaku cuma disuruh seseorang inisialnya HMC yang sekarang jadi DPO. Dia juga ngaku dia digaji sekitar Rp10 juta perbulan ya selama dia pegang barang ini itu hampir tiga bulan, jadi sekitar Rp30 juta dia terima untuk menyimpan barang ini,” kata Yusri.

Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut dan memburu DPO HMC. Atas perbutannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait