FOKUS

Tiongkok Isolasi Kota Wuhan, Virus Corona Terdeteksi di Singapura

JAKARTA (tandaseru) – Pemerintah Tiongkok memutuskan untuk mengisolasi kota Wuhan yang memiliki populasi 11 juta orang sebagai pusat penyebaran virus corona yang telah menewaskan 17 orang.

Melansir Reuters, Kamis (23/1) pihak berwenang Tiongkok telah mengkonfirmasi 571 kasus dan 17 kematian akibat virus tersebut.

Virus corona mulai muncul akhir tahun lalu dari satwa liar yang diperdagangkan secara ilegal di pasar hewan di kota Wuhan, Tiongkok tengah.

Kasus ini telah terdeteksi di sejumlah negara seperti Korea Selatan, Taiwan, Jepang, Thailand, Amerika Serikat, dan baru-baru ini sampai ke Singapura.

Dilansir The Straits Time, seorang pria lanjut usia berusia 66 tahun dinyatakan positif terinfeksi virus Corona setalah datang ke negara tersebut.

Ia diketahui menumpang pesawat China Southern Flight CZ351 yang mengudara melalui Guangzhou.

Guna menyikapi penyebaran virus corona, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Anung Sugihantono mengatakan pihaknya telah menyiapkan setidaknya 135 termoscanner di pintu keluar masuk negara.

“135 pintu negara baik udara, laut, maupun darat yang jaga petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan. Yang paling awal bisa dideteksi adalah dengan termoscanner untuk mendeteksi suhu tubuh,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Kemenkes.

Apabila ada orang dari luar negeri masuk ke Indonesia dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, maka posturnya terlihat berwarna merah pada termoscanner.

Lebih lanjut, dalam kondisi rutin seluruh kedatangan internasional selalu dilakukan pemeriksaan termoscanner meskipun tidak ada penyakit yang diwaspadai.

Hingga kini, belum diketahui obat untuk menangani virus corona. Namun gejalanya bisa diamati, seperti demam, kesulitan bernapas dan batuk, mirip dengan banyak penyakit pernapasan lainnya, dan dapat menyebabkan pneumonia.

Sekadar informasi, sebelumnya Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto telah mengimbau agar masyarakat tak perlu panik, namun harus selalu waspada.

Dia juga mengimbau masyarakat menjaga pola hidup sehat untuk meminimalisasi kemungkinan terkena pneumonia.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait