FOKUS

Titipkan Anggaran Pertahanan ke Prabowo, Ini Wanti-wanti dari Jokowi

JAKARTA (Tandaseru) – Presiden Joko Widodo meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto cermat dan hati-hati dalam mengelola anggaran Kementerian Pertahanan.

Pemerintah telah menganggarkan biaya pertahanan mencapai Rp 127 triliun.

Namun demikian, Jokowi mengungkapkan keyakinannya bahwa Menhan Prabowo Subianto mampu mengelola anggaran Kementerian Pertahanan yang jumlahnya makin meningkat. Prabowo, kata Jokowi, sudah di hafal di luar kepala mengenai anggaran pertahanan.

“Hati-hati penggunaan ini. Akan tetapi, saya yakin Pak Menhan ini kalau urusan anggaran detail, berkali-kali dengan saya hampir hafal di luar kepala. Ini Pak di sini Pak, aman urusan Rp127 triliun ini,” kata Presiden Jokowi di Jakarta, Kamis (23/1).

Jokowi mengingatkan penggunaan anggaran harus efisien dan bersih.

“Tak boleh ada mark up lagi dan yang paling penting mendukung industri pertahanan dalam negeri kita,” katanya.

Presiden Joko Widodo kepada jajaran keamanan, termasuk TNI dan Polri bahwa kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati. Jokowi menolak kedaulatan menjadi bagian dari negosiasi.

Jokowi menginstruksikan kepada Kemenhan, juga TNI dan Polri bekerja sungguh sungguh menjaga kedaulatan NKRI dan berdiri paling depan dalam memperkokoh kedaulatan NKRI.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait