FOKUS

TP3 Minta Mantan Penyidik KPK Dilibatkan dalam Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, Ini Kata Polri

JAKARTA (tandaseru.id) – Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Laskar FPI menyarankan Bareskrim Polri untuk melibatkan mantan-mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawal kasus pembunuhan di luar hukum (unlawful killing).

Terkait itu, Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyebut tidak ada pelarang bagi siapapun untuk mengusut suatu kasus.

Namun, Ramadhan menyebut siapapun yang ingin ikut bergabung melakukan penyidikan harus mengikuti aturan yang berlaku.

“Boleh, siapapun mau melibatkan diri tapi sesuai dengan aturan. Jadi diatur dalam KUHP penyidik pidana itu siapa. Jadi tidak bisa seseorang ‘yaudah saya mau jadi penyidik’ tidak bisa, semua diatur di dalam KUHP,” kata Kombes Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/4).

Ada kriteria sendiri jika seseorang ingin ikut menjadi penyidik. Namun, jika ada orang yang ingin menjadi saksi juga harus memiliki barang bukti yang kuat.

“Kalau untuk melibatkan diri sebagai saksi itu sudah diatur dalam Pasal 184 untuk melibatkan diri untuk membantu pengungkapan, tentunya memberikan alat bukti yang sah tadi, ada lima alat bukti yang sah,” beber Ramadhan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com