FOKUS

Trump Klarifikasi Sebut Ledakan di Libanon Sebagai Serangan

WASHINGTON (Tandaseru) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendadak mengklarifikasi pernyataannya terkait ledakan di Port of Beirut, Libanon.

Trump menyebut penyebab ledakan masih misterius, menggugurkan asumsi sebelumnya yang menyebut insiden tersebut sebagai sebuah serangan.

“Saya bisa beri tahu Anda, apa pun yang terjadi, ini mengerikan. Tapi mereka belum benar-benar mengetahui apa itu. Belum ada yang tahu,” katanya, dikutip dari AFP, Kamis (6/8).

Sebelumnya, pada Selasa (4/8) atau tak lama setelah kejadian, Trump mengaku telah mendapat informasi dari seorang jenderal bahwa ledakan di pelabuhan itu kemungkinan serangan bom.

“Mungkin itu serangan, saya rasa tidak ada yang bisa mengatakannya sekarang. Saya sudah mendengar dua (informasi) itu,” tuturnya.

Menteri Pertahanan Mark Esper mendukung analisis sementara bahwa penyebabnya adalah kecelakaan.

“Saya masih mendapat informasi mengenai apa yang terjadi. Kebanyakan orang percaya bahwa itu kecelakaan, seperti yang dilaporkan,” kata Esper.

Presiden Trump juga menyampaikan belasungkawa serta menawarkan bantuan untuk Lebanon.

“Kami berdiri bersama negara itu. Anda tahu, kita memiliki hubungan sangat baik dengan negara itu, tapi negara itu mengalami banyak gejolak dan masalah. Kami mendukung mereka,” kata Trump.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait