FOKUS

Turki Berhasil Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid, Ini Reaksi Palestina

ISTANBUL (Tandaseru) – Presiden Palestina Mahmoud Abbas memuji Turki yang berhasil kembali mengubah fungsi museum Hagia Sophia kembali menjadi masjid.

Pujian disampaikan ketika melakukan pembicaraan via telepon dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan akhir pekan kemarin.

Dilansir Anadolu, Senin (27/7) mengatakan kedua pemimpin juga membahas hubungan bilateral dan masalah regional.

Seperti diketahui, Hagia Sophia dibangun sebagai gereja oleh Kekaisaran Bizantium atau Romawi Timur pada tahun 537.

Ayya Sofia, begitu dikenal, tetap menjadi gereja selama 916 tahun hingga akhirnya Istanbul atau Konstantinopel ditaklukkan Kekaisaran Ottoman pada tahun 1453. Oleh Kekairan Ottoman, bangunan itu dibeli dan dikonversi menjadi masjid dari tahun 1453 hingga 1934 atau hampir 500 tahun.

Kekaisaran Ottoman runtuh tahun 1934 dan lahirlah Turki modern di bawah kepemimpinan Mustafa Kemal Attaturk. Oleh pemerintah Attaturk yang sekuler, Hagia Sophia dikonversi menjadi museum. (Baca: Perdana Menteri Pakistan Puji Pembukaan Kembali Hagia Sophia sebagai Masjid)

Bangunan kuno yang paling banyak dikunjungi di Turki oleh wisatawan domestik dan internasional tersebut dimasukkan dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1985 dengan statusnya sebagai museum.

Sejak dikonversi kembali menjadi masjid, UNESCO belum mengambil keputusan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait