FOKUS

Ubah Informasi di Wikipedia Soal PBB, Roy Suryo Laporkan Sunda Empire

JAKARTA (tandaseru) – Pakar Telematika Roy Suryo mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan terkait dirinya disebut tidak tahu sejarah oleh petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana soal PBB dan Nato di sebuah acara televisi swasta.

Selain itu, Roy juga melaporkan terkait informasi bohong yang dibuat di Wikipedia yang diduga dilakukan oleh Sunda Empire.

Laporan polisi itu tertuang pada LP/530/I/YAN.2.5./2020/SPKT/PMJ tanggal 24 Januari 2020. Pelapor dalam hal ini dirinya sendiri, namun terlapor masih dalam lidik.

“Ketika saat live di salah satu stasiun tv pada hari Selasa malam di Hotel Borobudur, terjadi diskusi tentang kelahiran perserikatan bangsa-bangsa PBB dan kemudian NATO. Yang bersangkutan mengatakan kalau PBB dan Nato itu dilahirkan, didirikan di Bandung di gedung Isola,” kata Roy kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/1).

“Kemudian yang bersangkutan malah mengatakan secara langsung kalau saya salah tidak mengerti sejarah. Karena dia nuduh saya nggak ngerti sejarah, dia ubah sejarah dan inilah yang saya laporkan, itu intinya,” sambungnya.

Dia menyebut hanya tertawa mendengar ucapan dari Rangga. Rangga juga menyebut institusi yang dia pegang yakni Puro Pakualaman bentukan dari Belanda. Menurutnya hal itu salah karena Puro Pakualaman tidak berpihak ke Belanda.

“Ini fatal sekali karena Pakualaman itu berasal dari Jogja merupakan bagian dari Keraton Yogyakarta dan tidak berpihak kepada Belanda,” jelas Roy.

Roy kemudian merasa tidak nyaman usai acara diskusi di acara tv itu selesai. Banyak netizen di media sosial disebutnya menyerangnya karena ucapan Rangga yang menyebut dirinya tidak mengerti sejarah.

Singkat cerita, Roy berinteraksi dengan netizen itu dan menanyakan soal sejarah yang dimaksud. Netizen itu disebutnya merujuk ke informasi dari Wikipedia.

“Saya harus menjawab ini salah, anda belajar dari mana ?, mereka bilang ini dan referensi dari Google dari Wikipedia. Itulah yang Kemudian saya tertarik untuk melihat langsung,” kata Roy.

Setelah mengecek situs Wikipedia, Roy menyebut ada yang sudah mengedit informasi dari Wikipedia itu. Namun, dia tidak mengetahui percis siapa orang yang mengubah informasi tersebut.

“Kenapa mereka bisa berkata begitu ternyata Ini masalahnya di Wikipedia Tanggal 22 Januari sehari sesudah peristiwa acara di ILC, itu diubah oleh akun anonim. Jadi sejarah tentang PBB itu diubah dengan kabar bohong yang menyatakan kalau Perserikatan Bangsa-Bangsa itu didirikan di Bandung di gedung Isola di daerah Lembang,” paparnya.

Roy menduga orang yang mengubah situs itu adalah orang dari Sunda Empire. Meski begitu, dia menyerahkan hal itu ke Polda Metro Jaya. Dia melaporkan hal-hal itu ke setelah berdiskusi dengan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro, Kombes Iwan Kurniawan.

“Alhamdulillah dengan pengetahuan yang ada saya mentris akun anonim yang ada dan merujuk ke satu nama yaitu Sunda Empire. IP anonim itu merujuk ke Sunda Empire. Dia secara kasar, secara tidak ilmiah telah mengubah sejarah melalui Wikipedia,” kata Roy.

Pasal yang dilaporkan terkait Tindak Pidana ITE, menyebarkan berita bohong dan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Pasal yang dilaporkan yakni Pasal 27 ayat 3 junto Pasal 45 ayat 3, Pasal 31 junto Pasal 48 dan atau Pasal 35 junto Pasal 51 ayat 1 UU RI nomor 19/2016 tentang ITE dan Pasal 14, 15 dan Pasal 311 KUHP.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait