FOKUS

Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka dan Dijemput Paksa, Polisi Belum Tahan Ambroncius Nababan

JAKARTA (tandaseru.id) – Ketua Umum Projamin (Pro Jokowi-Ma’ruf Amin), Amboncius Nababan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penghinaan bernada rasial. Meski begitu, saat ini, Ambroncius belum ditahan polisi.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Penyidik memiliki waktu 1X24 jam untuk menetapkan apakah politikus Partai Hanura tersebut ditahan atau tidak.

“Masalah penahanan adalah wewenang penyidik,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Selasa (26/1).

Seperti diketahui, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat melaporkan politikus partai Hanura Ambroncius Nababan ke Polda Papua Barat. Ambromncius dilaporkan atas dugaan penyebaran ujaran kebencian bernada rasial terhadap mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai melalui Facebook.

Dalam postingannya, Ambroncius Nababan menyandingkan foto Pigai ini dengan Gorilla. Duduk persoalannya, Pigai disindir oleh Ambroncius melalui media sosial karena menolak vaksin yang diprogramkan pemerintah.

Dalam hal ini, Ambroncius langsung dijemput paksa oleh polisi pada Selasa (26/1) sore setelah polisi melakukan gelar perkara dan menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Ambroncius dipersangkakan Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) UU nomor 19 tahun 2016 perubahan UU ITE dan juga Pasal 16 jo Pasal 4 huruf B ayat (2) UU nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan juga pasal 156 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com