FOKUS

Usai Pecat Dirut Garuda, Kantor BUMN Banjir Karangan Bunga

Tandaseru – Sejumlah karangan bunga menghiasi lobi utama kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Jumat (6/12).

Karangan bunga tersebut tertulis ucapan terima kasih dan dukungan kepada Menteri BUMN, Erick Thohir terkait pemecatan Dirut PT Garuda Indonesia (Persero), Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara.

Dalam karangan bunga tersebut tertulis nama pengirim yang mengatasnamakan Keluarga Karyawan Garuda Indonesia menyatakan dukungan penuh kepada Erick yang telah memecat Ari sebagai bos di Garuda Indonesia.

Selain itu, karangan bunga juga berasal dari beberapa pihak, antara lain Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi), Asosiasi Awak Kabin Indonesia, dan Yayasan Awak Kabin Indonesia.

Sebelumnya, Erick Thohir melakukan pemecatan tehadap Dirut Garuda Indonesia, karena Ari terlibat dalam penyelundupan Harley Davidson dan dua sepeda Brompton melalui pesawat Airbus A330-900.

Komponen itu dipesan Ari lewat pegawainya. Ia memerintahkan pegawainya untuk mencarikan sepeda motor Harley Davidson sejak 2018 lalu.

Bea Cukai mendapati barang tersebut setibanya pesawat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, pada 17 November.

Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan penjelasan laporan Komite Audit dan Laporan Komisaris Garuda atas kejadian penyelundupan Harley Davidson.

Penyelundupan tersebut menunjukkan pelanggaran di bidang tata kelola perushaan (corporate governance), etika dan perijinan oleh direksi Garuda.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani ikut angkat bicara. Ia menilai kejadian tersebut mencederai reputasi PT Garuda Indonesia sebagai perusahaan publik dan pemegang bendera (flag carrier) Indonesia.

“Kejadian ini juga merupakan pengkhianatan atas kepercayaan publik kepada para pejabat BUMN (Badan Usaha Milik Negara), yang seharusnya mengemban tugas secara amanah.

Lebih lanjut, dia mengajak semua pihak untuk menjaga Indonesia dari bahaya korupsi yang merusak negara dan perekonomian Indonesia.

“Jaga terus wilayah Indonesia dari kejahatan penyelundupan,” pungkas Sri Mulyani.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait