FOKUS

Viral! Pembegal Marinir di Jakpus Tertangkap dan Dipukuli, Polisi: Tidak Benar

JAKARTA (tandaseru) – Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan seseorang yang disebut pelaku begal anggota TNI AL, Kolonel Mar Pangestu Widiatmoko saat bersepeda di kawasan Jakarta Pusat telah tertangkap.

Bahkan dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @Miduk17 pada Rabu (28/10) sekira pukul 21.23 WIB, pelaku ditangkap oleh anggota TNI sambil dilakukan pemukulan.

“Siapa suruh begal MARINIR. Habislah kau. Untung ada di kantor polisi, kalo Marinir yang nyari dikuliti sampe kering. #begalmarinir,” kicau @Miduk17 seperti dikutip, Jumat (30/10).

Dalam video berdurasi 2 menit 3 detik itu terlihat seorang pria yang disebut sebagai pelaku begal pesepeda itu telanjang dada dengan kondisi tangan terikat tengah dipukuli oleh oknum anggota Marinir berpakaian seragam. Pria tersebut tampak kesakitan dan memohon ampun tatkala dipukuli atau dipecut dengan benda seperti selang.

“Ampun ndan, ampun ndan, astagfirullah,” ujar pria dalam video tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto memastikan bahwa pria yang disebut-sebut sebagai pelaku begal pesepeda terhadap perwira Marinir dalam video tersebut tidak benar. Menurut dia, pelaku begal terhadap Kolonel Pangestu hingga kekinian masih dalam pengejaran.

“Tidak benar,” kata Heru.

Sebelumnya, Seorang perwira Marinir Kolonel Pangestu Widiatmoko menjadi salah satu korban begal pesepeda. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Senin (26/10) pagi.

Ketika itu, Pangestu tengah bersepeda di sekitar Gedung Kementerian Pertahanan dipepet oleh pelaku yang mengemudikan sepeda motor. Kemudian pelaku berupaya merampas tas miliknya. Namun, Pangestu berupa melawan hingga akhirnya terjatuh dan mengalami luka robek di pelipis kiri serta memar di kepala bagian belakang.

Tak lama berselang, sang pelaku begal langsung tancap gas ke arah Jalan Sudirman. Sementara itu, Kolonel Pangestu langsung diselamatkan oleh Briptu Angga dan Security Pengamanan Dalam Monas. Tak hanya mengalami luka-luka, sepeda yang dibawa Kolonel Pangestu juga rusak akibat terjatuh saat dijambret.

Berdasar hasil penyelidikan sementara, polisi menduga bahwa pelaku begal terhadap Pangestu menggunakan dua sepeda motor. Dugaan tersebut muncul setelah penyidik memeriksa sejumlah kamera pengintai alias CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Petunjuk awal dari CCTV ada dua sepeda motor yang diduga pelaku,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

 

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com