FOKUS

Wabah Covid-19 Baru Mereda, Pasar di Wuhan Tetap Jual Hewan Liar

JAKARTA (tandaseru) – Setelah dua bulan melakukan lockdown, kasus Covid-19 di Tiongkok pun berhasil mereda. Bahkan beberapa waktu lalu, Tiongkok melaporkan tak ada penambahan kasus baru selama enam hari berturut-turut.

Mulai Senin, 30 Maret lalu, negara tirai bambu tersebut akhirnya mengizinkan dibukanya kembali pasar hewan liar yang menjadi penyebab awal munculnya virus corona.

Pasar hewan liar Wuhan, Tiongkok biasanya menjual kelelawar, trenggiling, monyet, ular, kucing, dan anjing untuk dikonsumsi manusia.

Obat tradisional

Perlahan tapi pasti, segala aktivitas masayarakat kembali berjalan, mulai toko-toko, restoran, dan pasar kembali beroperasi.

Sayangnya, sepertinya Tiongkok tidak belajar dari pengalaman. Sejumlah hewan liar yang dijual disana masih  digunakan sebagai obat tradisional.

Bahkan di pasar hewan lain, di selatan Kota Dongguan, seorang pejual obat-obatan kembali berbisnis dengan mengiklankan daging kelelawar, ular, kadal, dan kodok untuk pengobatan penyakit umum.

“Ya, pasar telah kembali beroperasi dengan cara yang persis sama seperti yang mereka lakukan sebelum wabah virus corona,” ujar salah satu pengunjung yang dilasir dari Daily Mercuri, Kamis (2/4).

Di samping itu, pasar lain di Guilin, Tiongkok Barat Daya juga masih tampak menjual anjing dan kucing dengan kondisi kandang yang kotor dan siap untuk disembelih.

Selain kejam terhadap hewan, pasar tersebut juga dinilai tidak higienis, mengingat sebelumnya wabah SARS di tahun 2003 juga berasal dari pasar tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait