FOKUS

Wakapolda Metro Kembali Ingatakan Anggotanya untuk Tidak Pamerkan Kemewahan di Media Sosial

Tandaseru – Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat kembali mengingatkan kepada anggotanya agar tidak memamerkan kemewahan di media sosial sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis.

“Saya ingatkan kembali ke personel Polda Metro Jaya agar selektif dalam melakukan aktifitas di media sosial. Hindari prilaku yang mengumbar gaya hidup,” kata Wahyu di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/12).

Brigjen Wahyu menyampaikan hal itu saat memimpin upacara di halaman Polda Metro Jaya. Wahyu mengingatkan seluruh anggotanya agar tidak memamerkan kekayaanya di media sosial sesuai intruksi Kapolri. Dia juga mengimbau para anggota agar mengingatkan pesan itu ke seluruh keluarganya.

“Mari kita bersama-sama mengingatkan ke seluruh anggota keluarga. Ini penting jadi dampak media sosial dalam setiap kegiatan apel itu selalu saya ingatkan bahkan sudah ada imbauan-imbauan dan perintah bahkan di medsos hindari prilaku-prilaku yang menunjukan kemewahan dan seterusnya,” ungkap Wahyu.

Wahyu mengatakan anggotanya harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Meskipun sifatnya bercanda, postingan di media sosial dapat berdampak buruk kepada Polda Metro Jaya.

“Ini tolong terus diingatkan kepada keluarga. Hati-hati dan betul-betul harus waspada, jangan merasa itu nggak berdampak. Banyak contohnya apalagi terkait uang walaupun itu bercanda tetapi image yang ditimbulkan dari bercanda itu nggak baik dari institusi kita,” kata Wahyu.

Selain itu, Wahyu juga mengingatkan sikap-sikap kurang baik dari anggotanya saat melakukan pengamanan. Wahyu memberikan contoh saat anggotanya memberikan pengaman aksi unjuk rasa. Jika ada anggota yang berprilaku tidak baik dan diabadikan lalu disebar ke grup-grup WhatsApp maupun media sosial lainnya, dia menyebut hal itu akan cepat viral dan tentunya merugikan Polda Metro Jaya.

“Contoh kalau kita saat pelaksanaan pengamanan kemarin saja kemudian ada anggota yang bermedia sosial saat pengamanan itu dan viral medsos dengan sikap nggak baik, kurang ramah saat layani masyarakat kemarin, langsung di viralkan dengan berapa belas ribu massa yang ada di situ,” kata Wahyu.

“Untuk itu setiap menjalankan tugas hati-hati, ini betul-betul harus diingatkan secara lagsung. Kebiasan-kebiasan, candit-candit, ngambil temannya yang lucu kalau berdampak itu tolong diedit jangan disebarkan ke grup. Karena dari grup itu nanti akan meluas dan ditangkap oleh buzer-buzer,” sambungnya.

Seperti diketahui, Kadiv Propam Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan aturan yang Isinya anggota Polri dilarang menampilkan kemewahan di lingkungan maupun di media sosial (medsos). Semua wajib menampilkan gaya hidup sederhana.

Aturan yang diteken Irjen Listyo itu tertuang dalam telegram nomor: ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM. Aturan ini dia teken tanggal 15 November 2019. Aturan itu merupakan arahan langsung dari Kapolri Jenderal Idham Azis.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait