FOKUS

Wapres: Pengembangan Ekonomi Keuangan Syariah Perlu Perhatikan Fatwa Ulama

JAKARTA (tandaseru) – Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’aruf Amin, menyampaikan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah perlu memperhatikan fatwa dari para ulama agar sesuai dengan ketentuan aspek syariah selain memerhatikan aspek bisnis.

Dalam hal ini, pemerintah telah menetapkan 4 (empat) prioritas agenda dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yaitu industri halal, keuangan syariah, keuangan sosial syariah serta bisnis syariah.

Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan Forum Internasional “Contemporary Fiqh Issues in Islamic Economic and Finance” yang diselenggarakan pada hari ini (27/10) secara virtual.

Webinar “Contemporary Fiqh Issues in Islamic Economic and Finance” yang melibatkan pakar dari dalam dan luar negeri tersebut merupakan bagian dari rangkaian puncak acara ISEF 2020 yang diselenggarakan pada tanggal 27-31 Oktober 2020.

Selain itu, pada hari yang sama juga dilaksanakan beberapa high level event yaitu The 6th International Islamic Monetary Economics and Finance Call for Papers & Webinars yang mengangkat tema “Rethinking the Developmental Role of Islamic Economy and Finance in the Era of Pandemic Covid 19” serta Inhalife Conference yang mengangkat tema “Halal Lifestyle – Solution for Global Economy Revival”.

Masyarakat dapat mengikuti rangkaian kegiatan ISEF 2020 secara virtual dengan mengunjungi ISEF Integrated Virtual Platform 2020 (https://isef.co.id.).

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id