FOKUS

Wapres: Transformasi dan Digitalisasi Informasi Kunci Keterbukaan Informasi Publik

JAKARTA (tandaseru.id) – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyampaikan, dengan digitalisasi informasi dan ketersediaan platform saat ini, informasi publik dapat diakses secara cepat dan menjangkau masyarakat luas.

“Transformasi dan digitalisasi informasi menjadi kunci penting guna mendukung keterbukaan informasi publik,” tuturnya pada acara Peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2021, Selasa (28/09), secara virtual. Dalam acara yang bertema “Membangun Sinergisitas Keterbukaan Informasi Publik untuk Indonesia Maju dan Berintegrasi” ini lebih lanjut

Hal tersebut harus dapat menjadi motivasi bagi badan-badan publik untuk tidak menunda pelaksanaan kewajibannya dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

Sebab, komitmen terhadap keterbukaan informasi publik merupakan bagian dari akuntabilitas kelembagaan seluruh badan publik kepada rakyat.

“Semua Badan Publik harus siap bertransformasi, melakukan pembenahan, dan berinovasi agar dapat menyajikan informasi secara cepat, tepat, aman, mudah, dan murah dalam rangka mendukung kualitas pelayanan publik. Langkah pembenahan dan inovasi tersebut merupakan proses yang berkelanjutan dan dinamis sesuai perkembangan kebutuhan pemerintahan dan masyarakat,” imbau Wapres.

Penetapan Hari Hak untuk Tahu pertama kali dilakukan di Sofia, Bulgaria pada tahun 2002. Selanjutnya, peringatannya dilaksanakan pada tanggal 28 September setiap tahunnya.

Namun, di Indonesia peringatan ini mulai dilaksanakan sejak tahun 2011. Hari Hak untuk Tahu sedunia dirayakan oleh seluruh negara yang memiliki Undang-Undang Keterbukaan Informasi.

Adapun sepuluh desa terbaik penerima Apresiasi Implementasi Keterbukaan Informasi Publik adalah: 1. Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. 2. Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali. 3. Desa Blang Kolak I, Kecamatan Bebesan, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. 4. Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 5. Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. 6. Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. 7. Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Sanana, Maluku Utara. 8. Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. 9. Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 10. Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Turut hadir dalam acara ini di antaranya Gubernur Aceh Nova Iriansyah serta para bupati dan kepala desa se-Indonesia.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com