FOKUS

Awas! WhatsApp Ternyata Bisa Diretas Lewat Kiriman File Video

Tandaseru – Celah Keamanan kembali ditemukan pada aplikasi pesan instan, WhatsApp. Celah tersebut memungkinkan hacker untuk mengirim kode berbahaya lewat file video berformat MP4.

Hal tersebut diakui oleh Facebook yang merupakan induk dari WhatsApp. Dilansir ZDNet, Selasa (19/11) perusahaan yang digawangi Mark Zuckerberg ini mendeteksi bug CVE-2019-11931 yang disematkan di dalam video untuk menyerang korban.

“Problem ini terletak di proses parsing metadata file MP4 dan bisa digunakan untuk serangan DoS (Denial of Service) atau RCE (Remote Code Execution),” tulis Facebook dalam pengumumannya.

Lebih lanjut, Mark Zuckerberg mengaku ada sejumlah versi WhatsApp yang rentan diretas serangan siber, seperti versi Android 2.19.274, iOS 2.19.100, Windows 2.18.368 dan versi 2.25.3 untuk Enterprise Client.

“WhatsApp akan terus berupaya untuk meningkatkan keamanan layanan. Maka dari itu, kami mengumumkan secara langsung terkait masalah peretasan ini,” kata Juru Bicara WhatsApp dikutip Forbes.

Atas hal tersebut, Facebook menyarankan agar pengguna WhatsApp, sebaiknya segera lakukan pembaharuan pada layanan pesan instan tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya celah keamanan WhatsApp sempat disusupi spyware Pegasus milik NSO Group asal Israel. Serangan Pegasus ini diduga terjadi bulan Mei 2019 kepada 1.400 pengguna WhatsApp di seluruh dunia.

Dengan memanfaatkan celah keamanan di video call WhatsApp yang bisa mengeksekusi kodenya di dalam ponsel si korban. Setidaknya 100 orang korban adalah para aktivis politik dan HAM, wartawan atau pejabat pemerintahan.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait