Hiperinflasi Paksa Venezuela Redenominasi Mata Uang

Tandaseru – Pemerintah Venezuela menyatakan akan menghapus lima angka nol pada mata uang Bolivar akibat hiperinflasi yang melanda negara Amerika Latin itu.

Seperti dikutip AFP, Kamis (26/7/2018), Presiden Venezuela, Nicolas Maduro telah mengumumkan program pemulihan ekonomi yang melibatkan rekonversi moneter akan dimulai Agustus mendatang.

“Berkurang lima angka nol, memungkinkan kita memiliki sistem keuangan dan moneter yang lebih stabil,” kata dia dalam sidang cabinet pemerintah Venezuela.

Selain itu, Maduro juga menyatakan mata uang bolivar yang telah diredenominasi akan mulai diedarkan pada 4 Agustus mendatang.

Parahnya lagi, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan inflasi di Venezuela pada tahun ini bisa mencapai satu juta persen.

IMF juga meramalkan Venezuela akan mengalami konstraksi sebesar 18 persen di tengah menurunnya produksi minyak.

Selain hiperinflasi, IMF juga menyebut distorsi ekonomi di Venezuela  turut menyebabkan negara ini harus meredominasi bolivar.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -